Setiap game memiliki tema, tingkat kesulitan, dan jenis konten yang berbeda. Karena itu, pemain sebaiknya memilih permainan yang sesuai dengan usia. Game yang cocok untuk orang dewasa belum tentu cocok untuk anak-anak.
Orang tua juga harus memperhatikan rating usia, fitur komunikasi, serta pembelian dalam game sebelum memberikan permainan kepada anak.
Usia Anak di Bawah 7 Tahun
Anak usia dini lebih cocok memainkan game sederhana dengan tampilan yang mudah dipahami. Permainan rajazeus sebaiknya berisi kegiatan kreatif, mengenal bentuk, warna, angka, atau teka-teki ringan.
Pemain bisa memilih game edukasi yang sesuai dengan usia mereka.
Usia 7–12 Tahun
Pada usia ini, anak mulai bisa memahami aturan dan tantangan yang lebih kompleks. Game yang mengajak pemain membangun, memecahkan masalah, dan menggunakan kreativitas bisa menjadi pilihan.
Game LEGO menjadi salah satu contoh yang bisa dipertimbangkan dengan memperhatikan rating serta pendampingan orang tua.
Usia 13–15 Tahun
Remaja bisa mulai mencoba game dengan strategi dan kerja sama yang lebih kompleks. Mereka juga sudah mulai mengenal permainan kompetitif dan multiplayer.
Beberapa game seperti game olahraga ataupun petualangan Orang tua tetap harus memperhatikan fitur chat dan interaksi dengan pemain lain.
Usia 16–17 Tahun
Pemain pada kelompok usia ini memiliki pilihan game yang lebih luas. Game petualangan, strategi, simulasi, balapan, dan kompetitif bisa menjadi pilihan selama ratingnya sesuai.
Namun, pemain tetap harus memeriksa isi permainan. Beberapa game menunjukan kekerasan atau tema yang ditujukan untuk kelompok usia yang lebih tinggi.
Usia 18 Tahun ke Atas
Pemain dewasa memiliki akses ke game dengan tema yang lebih kompleks. Beberapa permainan mungkin menampilkan kekerasan intens, bahasa kasar, tema kriminal, atau konten dewasa lainnya.
Beberapa game memiliki konten untuk pemain yang lebih dewasa. Pemain harus memeriksa rating resmi karena klasifikasi bisa berbeda berdasarkan wilayah dan versi game.
Perhatikan Rating Game
Usia bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih game. beberapa lembaga memberikan informasi mengenai klasifikasi usia dan jenis konten dalam permainan.
Orang tua bisa menggunakan rating tersebut sebagai panduan. Selain itu, perhatikan fitur online, pembelian dalam aplikasi, dan kemampuan pemain berkomunikasi dengan orang lain.
Kesimpulan
Pemilihan game sebaiknya menyesuaikan usia dan tingkat kematangan pemain. Anak-anak lebih cocok dengan permainan sederhana dan kreatif, sedangkan remaja bisa mulai mengenal permainan dengan strategi yang lebih kompleks.
Rating usia tetap menjadi panduan utama sebelum memilih game. Dengan pilihan yang sesuai, pemain bisa menikmati permainan tanpa mengakses konten yang belum cocok untuk kelompok usianya.
Lihat Lainnya : Cara Battle Pass Berkembang dari Tahun ke Tahun